Ilmu ukur tanah berdasarkan cakupan elemen alam

Ilmu ukur tanah adalah suatu cabang berasal dari keilmuan Geodesi yang spesifik mempelajari sebagian kecil berasal dari permukaan bumi bersama dengan cara laksanakan pengukuran (surveying) peranan mendapatkan hasil akhir yakni sebuah peta. Pengukuran ini dilakukan terhadap detil-detil alam maupun buatan manusia meliputi posisi horizontal (x,y) dan juga posisi secara vertikal (z).

Sedangkan Geodesi sendiri termasuk kajian dan pengukuran yang jauh jauh lebih luas. Bukan hanya sebatas pemetaan dan pemilihan posisi di darat tetapi juga di hawa dan laut untuk bermacam keperluan. Termasuk anggapan dan pengambilan keputusan dan juga perhitungan perhitungan secara statistik dan lainnya adalah sedikit berasal dari ranah Geodesi dalam pengukuran dan pemetaan.

Ilmu ukur tanah berdasarkan cakupan elemen alam
ilmu ukur tanah
Pengelompokan pengukuran dalam kategori ilmu ukur tanah ini terbagi atas sebagian sub-sub bidang diantaranya:

Pengukuran Daratan (land surveying) .
Yang juga dalam kategori land surveying diantaranya pengukuran topografi dan pengukuran kadaster

Pengukuran Perairan (marine or hydrogaphic surveying) PENGERTIAN ILMU UKUR TANAH TEKNIK SIPIL TERLENGKAP
Kegiatan pengukuran yang juga kategori ini antara lain pengukuran muka dasar laut, pengukuran gunakan surut, pengukuran untuk aktivitas pembuatan pelabuhan dan rekalamasi, dsb

Pengukuran Astronomi (astronomical surveying)
Merupakan aktivitas pengukuran untuk menentukan posisi di muka bumi bersama dengan laksanakan pengukurann terhadap benda-benda di langit.

Pengukuran ilmu tanah berdasarkan tujuan
ukur tanah
Pengukuran tehnik sipil (engineering survey): untuk mendapatkan knowledge dan peta terhadap pekerjaan-pekerjaan tehnik sipil.
Untuk kepentingan militer (miltary survey).
Pengukuran tambang (mining survey).
Geologi (geological survey).
Arkeologi(archeological survey jasa pengaspalan jalan
Ilmu ukur tanah berdasarkan luas cakupan tempat pengukuran
ukur tanah
Triangulasi,
Trilaterasi,
Polygon,
Offset,
Tachymetri,
Pengukuran meja lapangan, Aerial survey Jasa Pengecatan Marka Jalan Jakarta ,
Remote Sensing, dan
GPS
Dalam pengertian yang lebih lazim bahwa ilmu ukur tanah dapat diakui sebagai telaten yang meliputi semua metoda untuk menyatukan dan melalukan proses Info dan knowledge perihal bumi dan lingkungan fisis. Dengan pertumbuhan teknologi sementara ini metoda terestris konvensional telah disempurnakan bersama dengan metoda pemetaan hawa dan satelit yang berkembang lewat program-program pertanahan dan area angkasa.

Pengkuran tanah sangat diperlukan dalam kehidupan moderen terlebih dalam jasa konstruksi, oleh dikarenakan hasil-hasilnya dipakai untuk : (i)memetakan bumi (daratan dan perairan), (ii) menyiapakna peta navigasi perhubungan darat, laut dan udara; (iii) memetakan batas-batas pemilikan tanah baik perorangan maupun perusahaan dan tanah negara , (iv) memrupkan bank knowledge yang meliputi Info tata peranan lahan dan sumber energi alam untuk pengelolaan lingkungan hidup, (v) menentukan fakta perihal ukuran, bentuk, style berat dan medan magnit bumi dan juga (vi) buat persiapan peta bulan , planet dan benda angkasa lainnya.

Leave a Comment